You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Jaga Ekosistem, Transplantasi Karang di Pulau Seribu Rutin Dilakukan
photo Suparni - Beritajakarta.id

Transplantasi Karang di Pulau Seribu Rutin Dilakukan

Untuk menjaga ekosistem laut, transplantasi karang di Kepulauan Seribu rutin dilakukan kelompok masyarakat yang peduli terhadap terumbu karang.

Transplantasi rutin kita lakukan, baik yang bersifat rehabilitasi maupun untuk mengedukasi berbagai kelompok dari anak-anak sekolah hingga masyarakat nelayan

"Transplantasi rutin kita lakukan, baik yang bersifat rehabilitasi maupun untuk mengedukasi berbagai kelompok dari anak-anak sekolah hingga masyarakat nelayan," ujar Ismail (43), warga Pulau Panggang Kepulauan Seribu Utara yang pemerhati transplantasi karang di perairan Kepulauan Seribu, Rabu (18/5).

Ia melakukan monitoring, transplantasi dan rehabilitasi karang bersama Kantor Pengawas Lingkungan Hidup (KPLH) Kepulauan Seribu. Pembinaan dan edukasi kepada masyarakat dilakukan sudah sejak lama.

Calon Nominator Kalpataru di Pulau Seribu Diverifikasi

"kita juga melakukan budidaya terumbu karang, dari mulai indukan hingga ditanam yang nantinya setelah beranak sekitar umur satu tahun dapat dipotek untuk selanjutnya ditanam kembali ke beberapa pulau yang terumbu karangnya telah rusak," tandasnya.

Untuk hari ini, bersama anak-anak usia sekolah dasar dan KPLH Kepulauan Seribu, pihaknya menanam sedikitnya 20 media rockfile yang berisi 10-20 titik per media atau sekitar 500 bibit terumbu karang anakan di sekitar Pulau Panggang.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

    access_time17-09-2026 remove_red_eye3236 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2071 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye763 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. LRT Kelapa Gading-Manggarai Resmi Beroperasi, Tarif Rp8 Mulai Hari Ini

    access_time16-09-2026 remove_red_eye754 personDessy Suciati
  5. Bahas Krisis Iklim hingga Pangan, Pramono Bertolak ke New York

    access_time18-09-2026 remove_red_eye705 personDessy Suciati